Kapolresta Surakarta Suntik Vaksin Covid 19 Bersama Forkompimda di RS Bung Karno Solo

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Surakarta-Pagi tadi Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Ade Safri Simanjuntak,SIK.MSi bersama unsur Forkompimda kota Surakarta melaksanakan suntik vaksin Covid 19 di RSUD Bung Karno Jalan Sungai Serang I Kelurahan Mojo Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta , Kamis (14/01/2021).

Selain Kapolresta Surakarta yang hadir dalam kegiatan Vaksin yakni Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Jateng dr Wahyu Setyaningsih , Mkes (Epid) , Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo , Sekretaris Daerah kota Surakarta Ir. Ahyani MA , Ketua DPRD Surakarta Budi Prasetyo S.Sos , Kasrem 074/ Warastratama Ali Akhwan SE, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji, S.E, MDS, Wakapolresta Surakarta AKBP Deni Heryanto S.I.K, MSi , Kajari Surakarta Nanang Gunaryanto, SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri Surakarta Suprapti SH, MH , Kepala Dinas Kesehatan Surakarta dr. Siti Wahyuningsih M.Kes , Direktur RS Bung Karno dr. Wahyu Indianto , Ketua IDI Surakarta Adji Suwandono dan seluruh Kepala RSUD Se – Surakarta.

Sebelum pelaksanaan vaksin Kepala Dinas Kesehatan kota Surakarta dr. Siti Wahyuningsih M.Kes selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan Pemerintah telah menetapkan Pandemi Corona Virus Disease 2019 ( COVID-19) sebagai bencana non alam. Sejak diumumkan kasus pertama kaIi pada Maret 2020, dalam rentang waktu satu bulan, seluruh Provinsi telah melaporkan kasus konfirmasi. Terjadi penyebaran dari seluruh kota sampai desa dan daerah terpencil. Sampai tgl. 27 Des 2021 , 706.837 kasus konflrmasi COVlD-19 telah dilaporkan di Indonesia dan tercatat 20.994 orang meninggal.

Pandemi COVlD-19 memberikan tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dan berdampak pada system kesehatan Indonesia yang terlihat dari penurunan kinerja beberapa program kesehatan. Selain itu Pandemi COVID-19 juga berdampak besar pada perekonomian yaitu daya beli masyarakat yang menurun , menimbulkan ketidakpastian berkepanjangan pada dunia usaha, serta pelemahan ekonomi.

Vaksinasi bertujuan untuk mengurangi transmisi/ penularan COVlD-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat ( herd immunity) dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara social dan ekonomi.

dr. Siti Wahyuningsih M.Kes menjelaskan bahwa waktu Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kota Surakarta dimulai hari ini tanggal 14 Januari 2021 sampai Tahun 2022 adapun lokasinya ada di 33 Faskes yang ada di Kota Surakarta ( 17 Puskesmas ; 15 RS ; 1 klinik) Lokasi Pencanangan : RS Bung Karno. Sasaran vaksinasi COVID-19 Tahap I dengan jumlah Nakes sejumlah 10.609 orang.

Selain itu Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini vaksinasi di Pemkot telah dilaksanakan dan mulai hari ini pula persiapan sudah selesai mulai dari anggaran teknis pelaksanaan dan hari ini akan dilaksanakan kepada tenaga kesehatan ditambah 11 tokoh masyarakat yaitu jajaran Muspida, vaksin itu tenaga kesehatan dulu tenaga kesehatan setia bela rakyat Surakarta.
“Bahwa kita memberikan aturan sesuai jam operasional penangkapannya berbeda-beda kalau bapak ibu ya yang di Solo masih bisa kulineran dengan menerapkan protokol kesehatan 25% tempat duduk, ini memang kita memberi kesempatan untuk warga masyarakat yang mengais rezeki pada malam hari karena negara juga menerapkan aturan pemerintah tidak Sembrono tidak punya kemampuan yang cukup,” imbuh Walikota.

Walikota menambahkan Kalau mereka tidak boleh berdagang berarti kita harus memberi support logistik kepada seluruh warga masyarakat akhirnya kita beri kesempatan seperti itu dan ini kalau nanti salah ya nanti kita evaluasi namun nampaknya masyarakat juga sudah mulai menyadari tentang pembatasan kegiatan jadi yang dibatasi kegiatannya bukan kotanya yang dibatasi adalah kegiatannya.

“ Tentunya dengan vaksinasi ini saya berharap seluruh warga masyarakat terutama nakes terimalah vaksin ini salah satu untuk memotivasi Bapak Ibu tenaga kesehatan untuk mempercayakan menimbulkan kepercayaan diri bahwa dengan divaksin minimal kekebalan tubuh kita itu bertambah tetapi tetap tidak boleh lengah terhadap protokol kesehatan resep yang paling jitu adalah tadi saya sampaikan memakai masker dan tidak boleh takut tidak boleh stres tidak boleh marah. makanya saya selalu sampaikan pada dokter dunia ini dan warga masyarakat kalau ketemu saya harus tertawa artinya tertawa untuk menambah imunitas kita,” pungkas FX. Hadi Rudyatmo.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer