Ditinggal di Alun-alun, Gerobak-gerobak PKL Disegel

Polres Tegal Kota – Polda Jateng – Gerobak-gerobak milik pedagang kaki lima (PKL) di yang ditinggal di Kawasan Alun-alun Tegal diamankan Satpol PP Kota Tegal, Rabu (12/6). Pasalnya, sarana yang digunakan untuk berdagang itu ditinggalkan begitu saja oleh para PKL.

Padahal, Pemkot Tegal sudah memberikan aturan agar pedagang membawa pulang gerobaknya setelah berdagang. Itu dilakukan untuk menghindari kesan kumuh Alun-alun Tegal.

Kepala Satpol PP Joko Syukur Baharuddin mengatakan sebelumnya Satpol PP telah mengirimkan pemberitahuan kepada para pedagang. Namun tidak diindahkan. “PKL dipersilakan berdagang, namun harus memperhatikan kebersihan dan kenyamanan masyarakat lainnya,” katanya.

Menurut Joko, sesuai aturan yang ada lapak-lapak seharusnya dibongkar dan gerobak dibawa pulang setelah digunakan berdagang. Namun, pada kenyataannya masih banyak pedagang yang tidak melakukan itu.

“Karenanya perlu ditertibkan sehingga tidak membuat lingkungan semakin kumuh. Gerobak jangan sampai ditinggalkan dan lapak dibongkar setelah berdagang,” jelasnya.

Joko berharap kedepannya para pedagang bisa sadar dan ikut mewujudkan lingkungan yang bersih khususnya di Alun-alun Tegal. Sehingga bisa tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.

“Hari ini kita lakukan penertiban di sekitar Alun-alun. Hasilnya ada 17 gerobak yang kita amankan. Kedepan kita juga akan lakukan di lokasi lainnya,” tegasnya.

Joko menambahkan, bagi para pedagang yang akan mengambil gerobak dan lapaknya dipersilahkan ke kantor. Nantinya akan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Kalau sudah membuat pernyataan namun masih melanggar, maka kami akan menyitanya,” pungkasnya. (muj/zul)

(Humas Polres Tegal Kota Polda Jateng)

Leave a reply:

Your email address will not be published.

15 − one =

Site Footer