Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Mobil di Temanggung

Polresta Surakarta Cyber News  –TEMANGGUNG – YS (42), tersangka pelaku pembakaran mobil L-300 AA 1909 ZY milik Surahmat, warga Dusun Banguntapan Desa Kwadungan Jurang Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung, berhasil dibekuk. Polisi memastikan tersangka tidak terkait dengan aksi pembakaran kendaraan yang terjadi di luar Temanggung.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya pada Selasa (12/3) malam sekira pukul 22.45. Selain Yehuda, juga diamankan rekan tersangka berinisial GP (15) yang masih bertetangga. Hanya saja, GP tidak ditahan karena belum memenuhi unsur melakukan tindak pidana pembakaran.

Kapolres menyebutkan, aksi yang dilakukan tersangka murni kriminal dan tidak ada kaitannya dengan aksi pembakaran kendaraan yang terjadi di sejumlah daerah beberapa waktu lalu. “Motifpembakaran yang dilakukan tersangka, karena merasa sakit hati terhadap korban, Surahmat,” kata kapolres saat gelar perkara, Rabu (13/3/2019).

YS kecewa karena korban mengontrakkan gudang yang sebelumnya dia kelola kepada orang lain. Ditambahkan kapolres, sebelum kejadian pembakaran, pada Minggu (10/3) pagi, tersangka merasa kaget lantaran ada orang yang datang ke gudang.

“Tersangka kemudian menanyakan siapa yang menawarkan gudang untuk di kontrak. Dijawab kalau yang menawarkan adalah Surahmat,” terang Kapolres.

Merasa sakit hati, tersangka kemudian membeli bensin jenis pertalite di SPBU wilayah Kledung. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter R 2474 EG, YS meminta bantuan GP untuk membawakan jerigen yang berisi bahan bakar itu.

Tiba di TKP, ia kemudian membakar mobil milik Surahmat. Aksi itu dilakukan seorang diri. “Saksi masih berada di atas sepeda motor,” imbuh kapolres.

Peristiwa pembakaran pertama kali diketahui oleh istri Surahmat yang saat itu mencium bau menyengat seperti karet terbakar. Korban langsung keluar dari rumahnya, dan melihat mobil yang baru dibeli 10 bulan lalu sudah terbakar.

Surahmat buru-buru memadamkan api dibantu anggota keluarga yang lain dan juga para tetangga. “Api dipadamkan secara manual menggunakan air dan pasir. Namun kobaran api terus membesar karena pasir yang digunakan untuk memadamkan ternyata sudah dituangi pertalite oleh tersangka,” terang kapolres.

Pembakaran itu mengakibatkan kerusakan pada pintu depan sisi kiri mobil. Kobaran api juga menyebabkan  roda depan sisi kiri juga terbakar dan kaca pintu depan samping kiri mengalami pecah.

Sementara itu, YS yang masih tetangga korban mengaku dirinya nekat melakukan aksi tersebut, karena sakit hati. “Gudang yang biasanya digunakan untuk menyimpan sayuran ternyata dikontrakkan ke orang lain. Saya berniat hanya membakar roda mobil saja, tidak yang lain,” katanya. (MJ-24)

 

Polresta Surakarta Cyber News

Sumber : METRO  JATENG

Leave a reply:

Your email address will not be published.

four × three =

Site Footer