Longsor Sukabumi, 24 Orang Masih dalam Pencarian

Polresta Surakarta Cyber News, BANDUNG – Sebanyak 24 warga masih dalam pencarian menyusul longsor yang melanda Kampung Cigarehong, Dusun Cimapag, Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi hingga Selasa (1/1). Sehari sebelumnya, longsor yang terjadi menjelang pergantian tahun tersebut menimbun sebanyak 30 rumah yang dihuni 32 kepala keluarga dengan jumlah warga mencapai 101 orang.

Menurut Jubir Basarnas, Joshus Banjarnahor, dalam peristiwa tersebut, sebagian warga yang tinggal di kampung tersebut yang berjumlah 63 orang selamat. Tiga lainnya mengalami luka berat.

Dalam evakuasi yang dilakukan sepanjang hari kemarin, Tim SAR gabungan menemukan sembilan korban dalam kondisi meninggal dunia. Total jumlah korban jiwa dalam peristiwa menjelang petang hari itu berjumlah 11 orang.

“Data sementara hasil koordinasi dengan Bupati, Kapolres, Dandim, Koordinator Pos Sukabumi dan Kepala Desa Sinar, masih ada 24 warga yang masih dalam pencarian,” tandasnya.

Korban yang berhasil ditemukan Tim SAR dalam pencarian yang dilakukan dari pagi hingga sore hari secara berturut-turut adalah Sukiyat alias Ukri (50), Riska (27), Rita (15), Yanti (38) Ahudi (60), Suryani yang merupakan ibu hamil, Jumhadi (47), Yami (26), dan Elan yang meninggal di RSUD Palabuhanratu.

Joshua menjelaskan, bahwa Tim SAR gabungan yang berkekuatan 850 personel dihadapkan pada kondisi medan yang cukup berat. Sebelum alat berat masuk, mereka melakukan pencarian secara manual.

Longsor terjadi disebabkan hujan deras mengguyur desa. Akibatnya, terjadi aliran permukaan di areal hutan dan persawahan dari perbukitan di lokasi kejadian. Aliran air kemudian menyebabkan material perbukitan meluncur menuruni lereng dan menimbun 30 rumah.

“Tanah di lokasi labil dan berlumpur, ditambah di bukit atas masih banyak materiil tanah dan batu besar, sehingga berpotensi menimbulkan longsor susulan,” tandasnya

Data BPBD Jabar menyebutkan, bahwa longsor di Sukabumi yang terjadi pada Senin (31/12) malam, disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sinar Resmi.

“Akibatnya, terjadi aliran permukaan di areal hutan dan persawahan dari perbukitan di lokasi kejadian. Aliran air kemudian menyebabkan material perbukitan meluncur menuruni lereng dan menimbun 30 rumah,” kata Kepala BPBD, Dicky Saromi.

Dalam kaitan itu, mereka langsung mengirimkan bantuan personel dan logistik ke lokasi terjadinya longsor Kampung Cigarehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi.

Dicky Saromi mengatakan, bahwa pihaknya telah mengirimkan tim yang berjumlah 10 orang personel. Tim  membawa satu set Tenda pengungsi, Kantong mayat 20 lbuah, Karung ukuran 25 kg 1000 lembar, karung  50 kg 1000 lembar, mie instan 50 dus, dan air mineral 50 dus.(suaramerdeka.com)

Leave a reply:

Your email address will not be published.

4 × one =

Site Footer