Google Gelar Kompetisi AI Kembangkan Kecerdasan Buatan

Polresta Surakarta Cyber News — Raksasa Teknologi Google akan menggelar kompetisi global untuk mengembangkan kecerdasan buatan. Google akan menggelontorkan uang sebesar US$25 juta atau sekitar Rp380 miliar sebagai hadiah utama.

Dilansir dari The Verge, kompetisi ini digelar dengan tujuan mendorong perkembangan AI di dunia agar bisa memiliki dampak positif bagi manusia. Kompetisi ini disebut dengan AI Impact Challenge.

Google akan mengintegrasikan seluruh ekosistem seperti lembaga non-profit dan profit, universitas, dan organisasi ke dalam pengembangan AI di masa depan.

Di masa depan Google ingin AI bisa berguna untuk bidang kesehatan, lingkungan, hingga konservasi satwa liar. Google menyebut telah menggunakan AI untuk melacak lokasi ikan paus dengan mengidentifikasi suara mamalia tersebut.
Dengan mengetahui posisi dari ikan paus, lembaga konservasi satwa bisa melindungi paus dari ancaman lingkungan dan perburuan liar. Google juga mengatakan telah menggunakan AI untuk memprediksi banjir, dan mengidentifikasi area hutan rawan kebakaran.

Google meluncurkan kompetisi ini bersamaan dengan program “Social Good” . Dalam program ini Google berjanji tidak akan pernah mengembangkan AI yang bisa digunakan sebagai senjata dan akan mengembangkan AI sesuai dengan prinsip dan etika.

Google berjanji tidak akan bekerja pada proyek drone dengan menggunakan AI yang melanggar norma-norma secara internasional. Penelitian AI Google akan mengikuti prinsip-prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia yang diterima secara luas.

Hal ini disampaikan untuk merespon keterlibatan Google dalam proyek Maven yang notabene adalah insiatif Amerika untuk menggunakan kecerdasan buatan yang mengendalikan pesawat tak berawak.

Google juga mengatakan bahwa penelitian AI berfokus pada proyek-proyek yang “menguntungkan dan berdampak positif secara sosial.” (jnp/age)

 

Polresta Surakarta Cyber News

Leave a reply:

Your email address will not be published.

sixteen + five =

Site Footer