Bangunan Tak Dibongkar, Kompensasi Dihapus Polemik Lahan HP Nomor 105

Polresta Surakarta Cyber News -Batas pengosongan hunian di lahan Hak Pakai (HP) Nomor 105 berakhir Senin (8/10). Pemkot Surakarta enggan memberikan kompensasi bagi warga, yang tidak mengosongkan dan membongkar bangunan mereka. ”Hari ini (kemarin) sudah hari terakhir.

Kalau sudah dikosongkan ya Alhamdulillah, kalau belum dikosongkan ya kami yang akan mengosongkan. Kalau sudah dikosongkan, akan kami bongkar.

Kalau kami yang membongkar, berarti ongkos bongkar tidak bisa dicairkan,” tegas Kepala Satpol PP Sutarja. Selama ini Pemkot menawarkan kompensasi berupa ongkos bongkar bangunan Rp 65 ribu per meter persegi, serta ongkos angkut material Rp 500 ribu per bangunan kepada warga.

Menurut Sutarja, penghapusan kompensasi itu disebabkan pembongkaran bangunan tidak dilakukan pemiliknya. ”Kan yang membongkar kami.” Terkait pengosongan paksa belasan bangunan warga oleh Pemkot, Sutarja enggan membeberkannya.

Ia mengklaim, Pemkot memiliki banyak waktu untuk merealisasikan eksekusi tersebut. Menurut Sutarja, tidak ada batas waktu yang pasti untuk eksekusi paksa bangunan warga itu. Namun ia memastikan, dalam waktu dekat Pemkot bakal mengecek perkembangan situasi di lapangan.

”Pokoknya kalau masih ada bangunan warga di sana, ya jangan salahkan kami jika melakukan pengosongan,” tandas dia. Sebagaimana diketahui, Pemkot telah melayangkan surat perintah pengosongan belasan bangunan milik puluhan kepala keluarga (KK) di lahan HPNomor 105.

Penertiban bangunan tak berizin di lahan itu dimaksudkan sebagai dukungan atas pengembangan Solo Techno Park (STP). Perintah pengosongan berlaku mulai 1-8 Oktober. Sementara itu salah seorang pemilik bangunan di lahan HP Nomor 105, Topo Broto, tidak menyoal kemungkinan hangusnya kompensasi dari Pemkot. ”Nggak masalah.

Yang kami perlukan adalah keadilan,” kata dia. Broto mengklaim, hingga kini pemilik bangunan yang tergabung dalam Paguyuban Warga Jebres Demangan tetap solid menolak rencana penertiban lahan HP Nomor 105. ”Justru dengan adanya perintah pengosongan ini, warga semakin kompak,” tuturnya. (H73-21)

 

Polresta Surakarta Cyber News

Leave a reply:

Your email address will not be published.

one × two =

Site Footer