SAT LANTAS POLRES KLATEN LAKUKAN PENANGANAN TPTKP LAKA LANTAS DENGAN CEPAT DAN SIGAP.

Polres Klaten – Olah TKP Laka Lantas adalah tindakan atau kegiatan setelah TPTKP dilaksanakan, dengan maksud untuk mencari, mengumpulkan, menganalisa dan mengevaluasi petunjuk-petunjuk keterangan dan bukti serta identitas tersangka guna memberi arah terhadap penyidikan selanjutnya.

Adapun tujuan dari olah TKP yaitu untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti sebanyak-banyaknya untuk dianalisa dan dievaluasi menurut teori “bukti segitiga” guna memberi arah terhadap penyidikkan selanjutnya dengan cara:

A. pengamatan umum, yang meliputi
1. Keadaan Jalan
2. Keadaan Lingkungan
3. Keadaan Cuaca
4. Kendaraan yang terlibat
5. Kerusakan pada kendaraan
6. Kerusakan pada jalan
7. Letak kendaraan dan korban
8. Bekas-bekas tabrakan yang tertinggal
9. Arah datangnya kendaraan yang terlibat kecelakaan

B. Pemeriksaan perlengkapan dan kelengkapan terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas, yang meliputi:
1. Surat-surat kendaraan
2. Keadaan lampu-lampu kendaraan
3. Keadaan klakson
4. Keadaan alat penghapus kaca
5. Kedudukan persneling pada gigi berapa
6. Keadaan kemudi
7. Kondisi ban dan rem kendaraan
8. Kondisi per dan muatan kendaraan

C. Pemeriksaan terhadap jalan dan kelengkapannya
1. Kondisi jalan(Hot mix/situ/berlubang/bergelombang, dll)
2. Rambu-rambu yang ada disekitar TKP
3. Kondisi bahu jalan
4. Marka Jalan

D. Pemeriksaan terhadap pengemudi yang terlibat kecelakaan lalu lintas.
1. Mengamankan dan memberikan perlindungan apabila ada masyarakat yang akan main hakim sendiri
2. Melakukan interview dengan mengajukan pertanyaan singkat kondisi pengemudi sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas.
3. Mencatat indentitas pengemudi.

E.Membuat tanda di TKP

F. Pemotretan/Photograsi di TKP

G.Membuat gambar/sketsa TKP

H. Mengukur gambar/seksa TKP dengan tujuan untuk mengetahui jarak/ukuran yang sesungguhnya situasi di TKP serta untuk memudahkan pada saat rekonstruksi yang meliputi:
1. Posisi/titik yang perlu dilakukan pengukuran:
a) Titik pokok pengukuran (titik P)
b) Key Point/titik tabrak (titik X)
c) Posisi kendaraan yang terlibat
d) Posisi korban dan barang bukti
e) Panjang bekas rem
f) Lebar jalan

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer