Polsek Wonosari Polres Klaten Sosialisasi Penggunaan Gas 3 kg

Klaten – Anggota Polsek Wonosari pada hari Minggu/11 Maret 2018 2018 menindak lanjuti Perintah Lisan Kapolda Jateng tentang penggunaan LPG 3 kg hanya untuk rumah tangga miskin, UKM Kecil, dan nelayan kecil, serta dalam rangka menjamin penggunaan LPG 3 kg tepat sasaran.
Sosialisasi UU Migas no. 22 th. 2001 tentang minyak dan gas bumi dan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang penyediaan dan pendistribusian LPG juga Larangan penggunaan tabung elpiji 3 kg untuk kalangan menengah keatas dan Rumah Makan/ Industri diwilayah Kec. Wonosari.
Kapolres Klaten AKBP JULI AGUNG PRAMONO, S.H, S.I.K, M.Hum melalui Kapolsek Wonosari AKP I WAYAN NARTHA memerintahkan Kanit Reskrim AIPTU GIYARDI dan 3 anggota melaksanakan Sidak ke salah satu pabrik roti di Ds. Bentangan, Kec. Wonosari, Kab. Klaten. Dalam giat tersebut tidak dijumpai penyalahgunaan pemakaian tabung Gas ELPIJI 3 kg dan pabrik roti tersebut sudah menggunakan Bright Gas 5 Kg.
Karena “Gas elpiji 3 kg itu khusus diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu apalagi harga gas tersebut disubsidi oleh pemerintah. Sehingga kami melakukan pengawasan kepada para pelaku-pelaku usaha ini, karena mereka disinyalir sering menggunakan tabung gas elpiji 3 kg.3
Saat ditemui oleh petugas dari Polsek Wonosari, salah satu karyawan Pabrik Roti sangat mengucapkan banyak terimakasih dengan adanya sosialisasi tentang UU Migas no 22 tahun 2001 yang tidak memperbolehkan untuk pengusaha mikro dan warung untuk beralih ke Gas 5kg dan juga memberikan tata cara penggunaan LPG yang aman. Sementara ini masih dalam tahap pembinaan. Untuk penindakan atau sanksi tegas ada waktunya tersendiri, tentunya kalau nanti ditemukan kembali pelanggaran.” imbuh Kanit Reskrim Polsek Wonosari AIPTU GIYARDI.
(Polsek Wonosari/SGT)

Leave a reply:

Your email address will not be published.

19 + 15 =

Site Footer