Wakapolresta Surakarta Sebagai Workshop Menangkal Ujaran Kebencian dan Hoaks

Polresta Surakarta Polda Jateng – Banyak konflik yang terjadi di Indonesia awalnya dari hoaks dan ujaran kebencian. “Hate speech atau ujaran kebencian adalah musuh bangsa, karena bisa mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Maka tidak bisa Polri saja yang menanganinya tanpa didukung oleh seluruh elemen bangsa”, tutur Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai, S.IK, MH. Pernyataannya itu disampaikan pada saat menjadi narasumber pada acara Workshop Menangkal Ujaran Kebencian & Hoaks yang diselenggarakan oleh Imparsial di Kinasih Meeting Room 3, Lantai 5 Hotel ASTON Solo, Senin (19/02/2018). Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, petugas Kepolisian, akademisi, kalangan media, penggiat dan pengamat medsos. Workshop ini rasanya tepat sebagaimana kaitannya dengan moment Pilkada yang sedang berjalan. Sebab trend atau kebiasaan pada masa Pilkada sangat rentan menjadi ajang penyebaran ujaran kebencian dan hoaks. Terkait moment Pilkada ini Wakapolresta juga berpesan, “Ini masanya Pilkada, mari kita semua turut menyukseskan, ikut mengawasi, ikut menjaga, agar pelaksanaannya berjalan aman. Dan siapapun yang terpilih nanti adalah yang terbaik dipilihkan Allah SWT. Sehingga Pilkada bukan ajang bermusuhan tapi menjadi alat pemersatu”. Sent from my Samsung Galaxy smartphone.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer